Keindahan menjadi milik usia muda,
tapi keremajaan yang untuknya dunia ini diciptakan tidak lebih
dari sekadar mimpi yang manisnya diperhamba oleh kebutaan yang menghilangkan
kesedaran.
Akankah hari itu datang, ketika orang-orang bijak menyatukan
kemanisan masa muda dan kenikmatan pengetahuan?
Sebab masing-masing hanyalah kosong bila hanya sendirian.
Akankah hari itu datang ketika alam menjadi guru yang mengajar
manusia, dan kemanusiaan menjadi buku bacaansedangkan kehidupan adalah sekolah
sehari-hari?
Hasrat masa muda akan kesenangan-kenikmatan tidak terlalu menuntut
tanggung jawab -hanya akan terpenuhi bila fajar telah menyelak kegelapan hari.
Banyak lelaki yang tenggelam dalam keasyikan hari-hari masa muda
yang mati dan beku;
banyak perempuan yang menyesali dan mengutuk tahun-tahun tak
berguna mereka seperti raungan singa betina yang kehilangan anak;
dan banyak para pemuda dan pemudi yang menggunakan hati mereka
sekadar sebagai alat penggali kenangan pahit masa depan,
melukai diri melalui kebodohan dengan anak panah yang tajam dan
beracun kerana kehilangan kebahagiaan.Usia tua adalah permukaan kulit bumi;
ia harus,
melalui cahaya dan kebenaran,
memberikan kehangatan bagi benih-benih masa muda yangada
dibawahnya, melindungi dan memenuhi keperluan merekahingga Nisan datang dan
menyempurnakan kehidupan masa muda yang sedang tumbuh dengan kebangkitan baru
Kita berjalan terlalu lambat ke arah kebangkitan spiritual,
dan perjalanan itu seluas angkasa tanpa batas,sebagai pemahaman
keindahan kewujudan melaluirasa kasih dan cinta kepada keindahan tersebut
Tidak ada komentar:
Posting Komentar